Problem-Based Learning ialah suatu model pembelajaran yang menuntut siswa untuk berfikir kritis, memecahkan masalah, belajar secara mandiri, dan menuntut keterampilan berpartisipasi dalam tim. Proses pemecahan masalah dilakukan secara kolaborasi dan disesuaikan dengan kehidupan. Inti dari problem based learning adalah menyajikan situasi terkait masalah kontekstual dan bermakna yang dapat memfasilitasi kegiatan investigasi dan penemuan konsep. (Arends, 2014). Problem-Based Learning dimulai dengan penyajian situasi masalah dan pengorganisasian siswa ke dalam kelompok belajar. Kelompok siswa kemudian diminta untuk merancang dan melaksanakan penyelidikan mereka untuk menemukan solusi yang mungkin. Kemajuan siswa dipantau oleh guru dan oleh siswa sendiri. Akhirnya, kelompok mendemonstrasikan pembelajaran mereka dan terlibat dalam refleksi dan pembekalan.
Setiap model pembelajaran memiliki langkah-langkah yang dapat menunjang tercapainya tujuan pembelajaran. Menurut (Grabowski, Kim & Koszalka, 2004: 172) langkah-langkah model problem based learning sebagai berikut:
Siswa diberikan suatu permasalahan
Siswa mengidentifikasi apa yang diketahui dan ditanyakan serta membuat rencana strategi dalam menyelesaikan permasalahan yang diberikan
Siswa mengumpulkan informasi dan solusi yang mungkin menjadi solusi dari strategi yang telah disusun
Siswa menganalisis informasi, mengevaluasi kegunaannya dalam menyelesaikan masalah dan membuat kesimpulan
Siswa mempresentasikan hasil yang diperoleh di depan kelas.
Sintaks Problem Based Learning menurut Suprihatiningrum
Tahap
Aktivitas Guru
Tahap 1
Orientasi siswa pada masalah
Guru menjelaskan tujuan pembelajaran, menjelaskan logistik yang dibutuhkan, mengajukan fenomena, demonstrasi, atau cerita yang memunculkan masalah, memotivasi siswa untuk terlibat dalam pemecahan masalah yang dipilih.
Tahap 2
Mengorganisasi siswa untuk belajar
Guru membantu siswa untuk mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajar yang berhubungan dengan masalah tersebut.
Tahap 3
Membimbing penyelidikan individual maupun kelompok
Guru mendorong siswa untuk mengumpulkan informasi yang sesuai, melakukan eksperimen, untuk mendapatkan penjelasan dan pemecahan masalah.
Tahap 4
Mengembangkan dan menyajikan hasil karya
Guru membantu siswa dalam merencanakan dan menyiapkan karya yang sesuai, seperti laporan, video, dan model serta membantu mereka untuk berbagi tugas dengan temannya.
Tahap 5
Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah
Guru membantu siswa untuk melakukan refleksi atau evaluasi terhadap penyelidikan mereka dan proses-proses yang mereka gunakan.